Silat Betawi Walet Putih


Silat ini dikembangkan oleh beberapa pesilat betawi dibilangan Cilandak dan Jeruk Purut. Berbeda dengan silat Walet Puti (tanpa huruf “H” dibelakangnya), pergururan ini boleh dibilang tidak terlalu terkenal dengan jumlah murid yang tidak terlalu banyak.

Menurut informasi Sejarah pendiri walet putih adalah
no.1 Bandi
no.2 Anang s
no.3 Ipan
no.4 Rudi
no.5 Wagiran
no.6 Eko
no.7 Bang Narto.

 

Pelatih silat ini di Kebagusan Pasar Minggu adalah Bang Narto dan Asistennya Bang Haris serta beberapa nama pendiri yang saya sudah tidak ingat. Mereka berdua tinggal di Jeruk Purut Jakarta selatan. Selain di Jeruk Purut, PPS Walet Putih juga sempat dikembangkan di Cilandak dan Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Sebagaimana silat betawi, silat ini mementingkan kuda-kuda yang kokoh namun lincah. Mungkin sudah mengadopsi gerakan dari luar betawi serangan dan pasangan silat walet putih lebih terbuka, termasuk serangan dengan menggunakan tendangan dan pukulan tangan dengan tenaga full. Biasanya pukulan betawi memang lebih terkesan semacam totokan.

Advertisements